Manajemen dan Peran Manajer
Selamat pagi, siang, sore, malam.
Kali ini saya akan membahas materi sesuai dengan judulnya. Selamat membaca.ππͺ
A. Pengertian Manajemen
Bicara mengenai manajemen, selalu didahului dengan organisasi karena hidup selalu berhubungan dengan organisasi. Semua organisasi baik formal maupun informal disatukan dan dipertahankan keberadaannya oleh sekelompok orang yang melihat bahwa ada manfaat untuk bekerja sama ke arah sasaran yang sama. Tapi tidak dengan organisasi emak-emak gibah ya, organisasi ini harus segera dibubarkan karena mengakibatkan kericuhan, kebencihan, dan tentunya dosa.π Lanjutπ
Semua organisasi mempunyai (beberapa) program atau metode untuk mencapai sasaran, yaitu rencana. Tanpa rencana yang harus dikerjakan, kemungkinan besar tidak ada organisasi yang dapat bertindak efektif.
Organisasi juga harus memiliki dan mengalokasikan sumber daya yang perlu untuk sasaran, apakah itu alat produksi berupa mesin dan peralatan, metode kerja, teknologi, uang, karyawan, dll. Organisasi juga tergantung pada organisasi lain di sekitarnya seperti pemasok, pesaing, media siar, pemerintah, serikat kerja, serta konsumen untuk melengkapi dan memperbarui sumber daya yang mereka perlukan.
Untuk menjalankan organisasi diperlukan manajemen yang dilakukan secara sadar dan terus-menerus. Orang yang bertanggung jawab terhadap organisasi dalam mencapai sasarannya disebut manajer.
Manajemen merupakan kombinasi dari ilmu dan seni dengan proporsi yang bermacam-macam. Pendekatan yang bersifat keilmuan terjadi dalam hal perencanaan, pembuatan keputusan, perancangan struktur organisasi, dan lain sebagainya. Sedangkan pendekatan yang bersifat seni muncul saat proses kepemimpinan, pengarahan, komunikasi, pengendalian, dan lain sebagainya.
Menurut ahli manajemen Peter Drucker, efektivitas adalah melakukan pekerjaan yang benar (doing the right things), sedangkan efisien adalah melakukan pekerjaan dengan benar (doing things right). Lalu makah yang lebih dahulu dilakukan dan dicapai? Jawabannya adalah efektivitas baru kemudian secara bertahap diraih efisiensi.
Arti Kata Manajemen
Manajemen berasal dari Bahasa Inggris yaitu management dengan kata dasar to manage yang secara harfiah berarti mengelola. Sebagai kata benda manajemen sering diartikan sebagai pimpinan, yaitu sekelompok orang penting yang mengatur jalannya suatu organisasi atau perusahaan.
Pengertian Manajemen menurut para ahli :
- Mary Parker Follet, manajemen sebagai seni (art) untuk melakukan pekerjaan melalui orang lain.
- Stephen P. Robbins, Manajer adalah seorang yang mengoordinasi pekerjaan sehingga tujuan organisasi tercapai.
- Merencanakan (planning), mengandung arti bahwa manajer memikirkan dengan seksama terlebih dahulu sasaran dan tindakan berdasarkan metode, rencana, atau logika dan bukan perasaan. Rencana mengarahkan tujuan organisasi dan menetapkan prosedur terbaik untuk mencapainya. Disamping itu , rencana merupakan pedoman untuk: 1) organisasi memperoleh dan menggunakan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan; 2) anggota organisasi melaksanakan kegiatan yang konsisten dengan tujuan dan prosedur yang sudah ditetapkan; dan 3) memantau dan mengukur kemajuan dalam mencapai tujuan, sehingga tindakan korektif dapat diambil bila kemajuan tidak memuaskan.
- Mengorganisasikan (organizing), adalah proses mengatur dan mengalokasikan pekerjaan, wewenang, dan sumber daya di antara anggota organisasi, sehingga mereka dapat mencapai sasaran organisasi.
- Memimpin (actuating, leading), meliputi mengarahkan, memengaruhi, dan memotivasi karyawan untuk melaksanakan tugas yang penting.
- Mengendalikan (controlling), adalah proses kegiatan untuk memastikan bahwa aktivitas yang terjadi sesuai dengan aktivitas yang direncanakan. Hal ini melibatkan berbagai elemen: 1) menetapkan standar prestasi kerja; 2) mengukur prestasi kerja saat ini; 3) membandingkan prestasi kerja dengan standarnya ; dan 4) mengambil tindakan korektif bila ada penyimpangan.
- Kejujuran (honesty),
- Berkata yang benar (tell the truth) meskipun tidak apa adanya,
- Menepati janji (my word is my bond),
- Mengontrol pekerjaannya sehingga bisa selesai dengan kualitas terbaik (do my best),
- Bijaksana (wisdom),
- Langsung pada pokok tidak bertele-tele (to the point),
- Hangat (warmly),
- Ramah (friendly),
- Penuh perhatian (attentive),
- Tegas (assertive), dan
- Patuh pada peraturan (obey).
- Pengadaan, memperoleh karyawan dalam kuantitas dan kualitas serta waktu yang tepat sesuai kebutuhan yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan organisasi.
- Pengembangan, karyawan yang ada harus senantiasa dalam kondisi yang cukup baik untuk menjalaknan tugas. Oleh karena itu, keterampilan dan keahlian harus senantiasa diperbarui dengan pendidikan dan pelatihan.
- Pemberian Konpensasi, karyawan yang ada perlu diberikan imbal jasa yang layak dan sesuai antara sumbangan karyawan kepada perusahaan dalam arti kemampuan karyawan dalam menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan kemampuan perusahaan untuk membayar konpensasi.
- Pengintegrasian, berbagai keinginan karyawan harus sedapat mungkin diselaraskan dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, manajemen diharapkan berlaku arif dalam menyikapi adanya kemungkinan benturan kepentingan individual dengan jalan mengomunikasikan tujuan perusahaan dan apa yang perlu dilakukan karyawan untuk mencapai tujuan tersebut.
- Pemeliharaan, kondisi fisik dan psikis karyawan harus senantiasa dipelihara tetap dalam kondisi yang baik sehingga mampu melaksanakan tugas sesuai dengan tuntutan kuantitas dan kualitas yang diinginkan perusahaan.
- Proses, merancang proses produksi secara fisik yang mencakup seleksi tipe proses, pemilihan teknologi, analisis aliran proses, penentuan lokasi fasilitas dan layout, serta bahan penanganan bahan.
- Kapasitas, keputusan kapasitas diperlukan agar volume output-an pada posisi optimal sesuai dengan kebutuhan yang direncanakan dalam arti tidak terlalu banyak dan terlalu sedikit.
- Persediaan, keputusan-keputusan mengenai dari mana, kapan, dan berapa pemesanan serta penyimpanannya memerlukan dukungan sistem logistik yang memadai.
- Tenaga kerja, keputusan mengenai tenaga kerja mencakup keputusan tentang perancangan dan pengelolaan tenaga kerja dalam kegiatan operasi.
- Kualitas, desain kualitas harus diletakkan pada tataran proses yang mengikuti keseluruhan kegiatan operasi, mulai dari awal sampai akhir. Mulai dari proses pengadaan bahan baku, pengadaan tenaga kerja, mesin dan peralatan sampai kepada proses pengiriman barang sampai ke tangan konsumen untuk dinikmati.
Penjualan berfokus pada kebutuhan penjual; pemasaran berfokus pada kebutuhan pembeli. Penjualan memberi perhatian pada kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang tunai; pemasaran mempunyai gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan lewat sarana-sarana produk dan keseluruhan kelompok barang yang dihubungkan dengan hal menciptakan, menyerahkan, dan akhirnya mengosumsinya.
Konsep pemasaran berdiri di atas empat pilar: pasar sasaran (target market), kebutuhan pelanggan (consumers needs), pemasaran terpadu (integrated marketing), dan kemampuan menghasilkan laba (profitability).
- Manajer lini pertama ( first line manager), seperti mandor, supervisor adalah tingkatan terbawah dalam manajemen suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi langsung serta bertanggung jawab terhadap kelancaran para tenaga operasional di lapangan.
- Manajer madya (middle management), yang bertugas memimpin dan mengawasi manajer lini pertama seperti kepala departemen, superintenden, manajer keuangan, dan manajer fungsional yang lain, namun dibawah dan bertanggung jawab ke manajer puncak.
- Manajer puncak yang bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan organisasi, biasa disebut Direktur, Presiden Direktur (Presdir), General Manager, CEO. tugasnya adalah menetapkan kebijakan dan mengarahkan organisasi agar dapat beradaptasi dengan lingkungan mikro dan makro perusahaan dan menjamin tercapainya tujuan perusahaan.
- Keterampilan konseptual adalah kemampuan mental untuk mengoordinasikan dan memadukan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi.
- Keterampilan kemanusiaan adalah kemampuan untuk bekerja sama dengan manusia lain.
- Keterampilan teknis adalah kemampuan dalam menggunakan prosedur, teknik dan pengetahuan di bidang-bidang khusus, sehingga pekerjaan dapat terlaksana dengan baik.
