Thursday, December 24, 2020

Manajemen Organisasi Pencak Silat Kota Banjar

 Manajemen Organisasi Pencak Silat IKS PI Kera Sakti Kota Banjar


Proses manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian.

a.   Merencanakan (planning), mengandung arti bahwa manajer memikirkan dengan seksama terlebih dahulu sasaran dan tindakan berdasarkan metode, rencana, atau logika dan bukan perasaan.

b.   Mengorganisasikan (organizing), adalah proses mengatur dan mengalokasikan pekerjaan, wewenang, dan sumber daya di antara anggota organisasi, sehingga mereka dapat mencapai sasaran organisasi.

c.   Memimpin (actuating, leading), meliputi mengarahkan, memengaruhi, dan memotivasi karyawan untuk melaksanakan tugas yang penting.

d.   Mengendalikan (controlling), adalah proses kegiatan untuk memastikan bahwa aktivitas yang terjadi sesuai dengan aktivitas yang direncanakan.



 

A.    Keputusan dan Perencanaan

Dalam upaya melestarikan budaya Indonesia salah satu warga Kecamatan Langensari mendirikan Cabang Seni Bela Diri Pencak Silat IKS PI Kera Sakti yaitu Bapak Imam Syafe’i. Beliau merencanakan latihan rutin yang anggotanya dari berbagai kalangan seperti anak-anak, remaja, dewasa, sampai orang tua yang ia bagi kedalam kelompok berbeda dan jadwal yang berbeda pula.

Misi adalah sasaran organisasi secara luas berdasarkan pada alasan perencanaan, yang membenarkan kebenaran organisasi, karena pernyataan tersebut cenderung banyak kalimat, biasanya disingkat hanya menjadi beberapa kata menjadi motto. Motto IKS PI Kera Sakti adalah “Keempat penjuru mencari saudara, bila ada musuh pantang tunduk kepala.”

B.     Pengorganisasian

IKS PI Kera Sakti Kota Banjar didirikan pada 11 Oktober 2009. Ini bermula dengan struktur organisasi berikut:




Bapak Imam Syafei selaku pendiri organisasi sekaligus sebagai ketua organisasi

Ramdhoni (adik Pak Imam) sebagai sekretaris

Imam Hambali (adik Pak Imam) sebagai bendahara

Bapak Sulaiman ( ayah Pak Imam) sebagai penasihat

Karena Organisasi tersebut baru didirikan, organisasi dikelola oleh keluarga.

C.    Pelaksanaan

a.    Proses Manajemen Sumber Daya Manusia

Bapak Imam Syafei menginformasikan didirikannya organisasi tersebut dan beberapa warga pun tertarik untuk mengikuti latihan karena telah mengetahui beberapa manfaat dari latihan seni beladiri. Anggota pun bertambah dan seiring berjalannya waktu beberapa sekolah menawarkan kepada Bapak Imam Syafe’i agar melatih siswa untuk kegiatan ekstrakurikuler. Bapak Imam pun mensosialisasikan ekstrakurikuler bela diri pencak silat dan beberapa siswa pun tertarik kemudian diadakan jadwal rutin latihan setelah itu  Bapak Imam menyeleksi siswa yang mumpuni untuk mengikuti kompetisi. Banyak prestasi yang telah diraih organisasi tersebut.

Saat ini organisasi IKS PI Kera Sakti memiliki banyak anggota dan membuka ranting di berbagai daerah. Organisasi tersebut telah memiliki 12 ranting diantaranya:

1)      Ranting Langensari                                   7) Ranting Citamiang

2)      Ranting sinargalih                                     8) Ranting SDN 2 Langensari

3)      Ranting Muktisari                                     9) Ranting SDN 3 Langensari

4)      Ranting Waringinsari                                10) Ranting SMA 2 Banjar

5)      Ranting Cigobang                                     11) Ranting SMP 4 Banjar

6)      Ranting Bantardawa                                 12) SMK Al Barkah

    Dibentuklah struktur organisasi di tiap-tiap ranting untuk memudahkan komunikasi serta tercapainya tujuan sebagai berikut:

 


b.   Manajemen Motivasi

Para ahli manajemen sepakat bahwa motivasi adalah serangkaian upaya untuk memengaruhi tingkah laku orang lain dengan mengetahui terlebih dahulu tentang apa yang membuat seseorang bergerak. Namun seseorang bergerak itu karena dua sebab, yaitu kemampuan (ability) dan motivasi.

Bapak Imam selalu memotivasi para anggota organisasi agar tercapainya tujuan yang diinginkan. Untuk memotivasi Bapak Imam memberikan motto kepada tiap-tiap ranting dan diterapkan pada setiap latihan yaitu “ Iso ra iso kudu iso, Kera Sakti Jaya”

c.    Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses seseorang memengaruhi orang-orang lain untuk melakukan sesuatu atau banyak hal mencapai tujuan organisasi dengan cara menginspirasi, memotivasi, dan mengarahkan.

Dalam organisasi IKS PI Kera Sakti Kota Banjar, Bapak Imam sebagai pemimpin harus mampu menginspirasi, memotivasi, dan mengarahkan pada setiap anggota organisasi melalui pendekatan sifat, perilaku, dan situsional-contingency. Pendekatan sifat mengidentifikasi terdapatnya sifat-sifat yang menonjol yang terdapat pada diri pemimpin yang tidak atau kurang terdapat pada diri bawahannya sehingga mengarahkan pada kesimpulan bahwa pemimpin itu memang dilahirkan membawa factor-faktor genetis. Sementara itu, pendekatan perilaku membahas mengenai beberapa perilaku yang efektif dilakukan oleh pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya. Kondisi yang serba berubah yang merupakan fungsi inheren dari manusia yang mudah berubah mengantarkan pendekatan kepemimpinan pada pendekatan Situsional-contigency.

d.  Tim, Kelompok, dan Komunikasi

1)  Pembentukan tim

Dalam organisasi IKS PI Kera Sakti mepelajari seni dan beladiri oleh sebab itu IKS PI Kera Sakti Kota Banjar mebentuk dua tim yaitu tim fighter dan tim seni

·   Tim fighter, adalah tim khusus yang  dibentuk untuk mengikuti kejuaranaan ipsi dengan cara bertarung.

·   Tim seni yaitu tim yang dibentuk khusus untuk mengikuti kejuaraan ipsi yaitu memperindah suatu gerak silat.

2)  Kelompok

Kelompok dalam organisasi IKS PI Kera Sakti dibedakan berdasarkan sabuk tingkatan yaitu hitam, kuning, biru, dan merah. Dengan pembagian kelompok tersebut materi pelatihan akan berbeda dalam setiap tingkatan.

· Dasar 1, sabuk hitam yaitu tingkat dasar yang berisi materi melatih kekuatan daya tahan tubuh.

·  Dasar 2, sabuk kuning  yaitu tingkat dasar  yang mempelajari arti dari sebuah gerakan atau pemahaman jurus.

· Tingkat 1, sabuk biru yang mempelajari tentang kerohanian lahir dan batin.

· Tingkat 2, sabuk merah yang mempelajari kepemimpinan dan pengembangan untuk memajukan  organisasi atau perguruan.

3)  Komunikasi

Dalam menjaga komunikasi yang baik organisasi IKS PI Kera Sakti  Kota Banjar mengadakan kumpulan rutin untuk  para pimpinan ranting  yang membahas tentang kemajuan dan keluhan masing masing ranting untuk di dipecahkan secara musyawarah  serta menerapkan latihan gabungan guna mempererat tali silaturahmi.

D.  Pengendalian

Sebagai pimpinan Bapak Imam melakukan pengontrolan setiap ranting agar kegiatan yang telah direncanakan berjalan dengan lancar dan pemimpin ranting melaporkan setiap kegiatan yang telah dilakukan untuk dievaluasi.




Sumber                    : Pengantar Manajemen/Sentot Imam Wahjono, dkk

Oleh                        : Meyliana Indriani (7101420320)

                                  Pendidikan Administrasi Perkantoran A 2020

Dosen Pengampu    : Bapak Agung Kuswantoro, S.Pd., M.Pd.





SISTEM INFORMASI GRAB

Tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Administrasi Perkantoran Nama : Meyliana Indriani NIM : 7101420320 Rombel : PAP A 2020 Dosen Pengampu : B...